keputusan

ini sudah sangat saya ingin ucapkan sejak semalaman, tapi saya tahu bahwa saat saya menulis, saya akan terpengaruh oleh emosi saya saat itu.. saya putuskan, saya menahan diri untuk tidak menemui tuts keyboard, laptop, layar laptop, mouse, dan modem speedy tersayang..

menanti waktu yang tepat agar aku tidak menuliskan kata2 yang tidak menyenangkan. jangan sampai aku mengeluarkan kata2 yang tidak sepantasnya hanya karna emosi pada dirinya. saya berpendidikan, saya mempunyai sopan santun, saya memiliki otak, akal, dan logika untuk mengatur emosi yang meledak..

tidak ada maksud untuk membuat anda merasa terganggu.. tidak ada keinginan untuk membuat anda ilfil.. aku bahkan tidak ingin kau merasa semakin emosi ketika kamu lelah akan aktivitasmu. aku tahu betapa lelahnya kamu disana, aku tahu betapa membosankannya hanya memandangi laut untuk waktu yang lama. aku tahu aku tahu..

aku mengingatkan karna saya peduli pada anda. apa yang saya ingatkan juga tidak akan merugikan anda. saya tidak meminta sesuatu yang akan menguntungkan saya, bahkan saran saya itu SAMA SEKALI tidak ada efeknya buat saya.

hak anda dengan menjawab kata2 saya. hak anda untuk berkata apa pun.. tapi jujur, baru kali ini ada orang yang berbicara cukup kasar pada saya secara langsung !

mungkin kata2 saya terlihat berlebihan, kata2 anda wajar, hanya saja terlalu terus terang dan cenderung menyakitkan untuk orang yang membacanya.

TOLONG ya, dengan aku inget kamu, itu ga bikin konsentrasiku kacau kok! dengan aku inget kamu, itu ga bikin kerjaanku terbengkalai kok. dengan inget kamu, itu ga bikin lupa klo aku hidup di dunia nyata kok.. TOLONG ya! jangan terlalu merasa anda itu sudah segalanya buat saya.

aku tahu, aku lebih muda daripada anda. aku tahu, mungkin dalam pikiran anda saya ini masih terlalu awam tentang mengingatkan. aku tahu, saya itu BUKAN SIAPA2 anda. aku tahu, kata2ku terbaik pun sepertinya tidak berguna.. aku tahu, kamu PASTI lupa sama kata2mu selama ini.

Dan.. inilah keputusan saya..

maaf, saya cukup sakit membaca kata2 anda. itu membuat saya tersinggung..
saya lebih memilih melupakan semuanya daripada sakit ati lagi. saya sudah cukup muak merasakan sakit hati berkali2.. saya tidak mau mengalaminya lagi. untuk saat ini, saya lebih memilih untuk sendiri dan melupakan anda.

menunggu sesuatu yang tidak pasti itu menyakitkan.

berkali2 saya merasakan apa itu ditinggalkan..

sebelum hal itu terjadi lagi, lebih baik saya tidak berharap lagi kepada anda. saya tidak mau kejadian "MENUNGGU lalu DITINGGALKAN" itu terjadi lagi.

saya juga tidak akan berperan sebagai adik dan juga penasehat anda. saya akan berperan sebagai orang yang pernah kenal. cukup.

saya memiliki janji untuk mulai mengurangi semua komunikasi pada anda. dalam hal apapun itu. email dan sms..

mulai untuk tidak membuka fbmu lagi, tidak meilhat fotomu lagi, tidak mendengarkan rekaman suaramu lagi.

jika anda tidak menghubungi saya, saya jug akan berusaha untuk tidak mengajak anda berkomunikasi lagi. ini hal yang sudah mulai tanamkan pada otak saya. sudah cukup.

kata2 anda sudah menyinggung saya.

bukankah pada kenyataannya
"bagi seorang wanita : laki2 sangat berharga
bagi seorang laki2 : wanita biasa saja "

haha itu adikmu sendri yang bilang.. anggap saja itu kamu yang bilang.

Komentar